Pertemuan dan Perpisahan

Ibarat pepatah, di setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Orang tua, suami, istri, anak, sahabat, teman, semuanya kelak akan mengalami perpisahan.

Ketika kita merasa ditinggalkan oleh seseorang, atau pun sesuatu apapun yang biasanya selalu ada di sisi, seringkali kita merasa ada sebagian dari diri kita yang hilang. Masalahnya, apakah kita mampu mengatasinya dengan baik?

Kalau kita amati, sebenarnya saat itulah saat yang tepat untuk kita kembali kepada Sang Pencipta, Allah yang maha kuasa atas segala sesuatu. Bersyukurlah ketika kita masih diberi kesempatan untuk dapat menghirup udara dari-Nya, memakan makanan yang halal dari makhluk-Nya, dan beristirahat dengan nyaman di atas bumi milik-Nya.

Bukankah setiap kita hendaknya selalu senantiasa mendekatkan diri kepada Sang Khalik? Setiap saat, dalam keadaan sedih maupun senang, dalam keadaan sempit maupun lapang. Jadikan momen itu sebagai sarana untuk melakukan evaluasi diri untuk kemudian bertaubat dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan secara istiqomah. Jadikan momen ‘kehilangan’ sebagai suatu titik balik atas segala perbuatan dosa yang kita lakukan di masa lalu dan menjadi pribadi yang senantiasa lebih baik dari hari kemarin.

Subhanallah, walhamdulillah, wallahuakbar.

One thought on “Pertemuan dan Perpisahan

Leave a Reply