htaccess

Membatasi Directory Listing dengan .htaccess

Secara default, biasanya kita akan mampu mengakses direktori / folder pada suatu website dan melihat daftar file dan sub-direktori yang ada di dalamnya. Umumnya, ini terjadi karena tidak adanya halaman index.html ataupun index.php pada direktori tersebut. Nah, untuk mengatasinya, anda bisa saja menambahkan file index.html ataupun index.php di semua direktori, sampai ke direktori “paling dalam”. Tapi sebenarnya ada cara lebih mudah dan efektif untuk mengatasinya. Caranya adalah dengan memanfaatkan file .htaccess.

Nah, caranya adalah dengan menambahkan sebaris kode berikut pada file .htaccess Anda: Continue reading “Membatasi Directory Listing dengan .htaccess”

wpid-img_20150212_180315.jpg

Eclipse IDE Color Themes, Source Code pun Harus Cantik

Jangan dikira, para programmer akan betah menatap layar hitam kelam seharian penuh ketika bekerja. Dunia kami tidaklah se-kelam itu. :D
Environment yang ideal bagi saya adalah ber-background gelap. Harus. Jelaslah karena bahwa warna gelap tidak membuat mata cepat lelah. Banyak IDE yang memiliki warna default background putih. Kedua, sebisa mungkin text editor harus berwarna-warni. Bukan hanya sekedar membedakan bagian-bagian dari sintaks yang saya edit, melainkan juga penting untuk menghindari kejenuhan.
Nah untuk Anda developer yang menggunakan Eclipse, ada cara untuk menghindari kejenuhan itu. Untuk mengubah warna dasar IDE menjadi hitam, caranya adalah sebagai berikut: Continue reading “Eclipse IDE Color Themes, Source Code pun Harus Cantik”

Data Center

Shared Hosting vs VPS

Post kali ini, saya ingin sedikit me-review mengenai shared hosting dan VPS untuk meng-host website kita.

Pertama, shared hosting. Dikutip dari wikipedia, shared hosting adalah layanan hosting dimana ada beberapa / banyak website yang menggunakan satu server web yang sama. Sederhananya, berbagai resource dari server, seperti memori dan CPU akan dibagi ke seluruh website di server tersebut. Inilah mengapa shared hosting adalah pilihan hosting yang paling murah dan banyak digunakan. Selain murah, dengan menggunakan shared hosting, kita tidak perlu pusing melakukan setup, perawatan, pengamanan serta berbagai hal lain dalam menjalankan website kita. Sederhananya, kita tinggal menyewa nama domain dan shared hosting, kemudian menyiapkan website kita, dan semuanya online, tanpa perlu melakukan instalasi dan setup web server, database server, pengaturan user, pengamanan server, dan lain-lain.

Continue reading “Shared Hosting vs VPS”